Webinar Muslimah SEMA FSI, Ustazah Tsani: Jadilah Muslimah yang Luar Biasa

0
266

SEMAFSIALAZHAR.MY.ID, Kairo-Sabtu, 19 Maret 2022 – Senat Mahasiswa Fakultas Syari’ah Islamiyah (SEMA FSI) menyelenggarakan kegiatan Webinar Muslimah pada hari Sabtu, tanggal 12 Maret lalu, dengan mengangkat tema “Eksistensi Muslimah dalam Peradaban Islam”, berlangsung pukul 14.00-16.00 WLK melalui Zoom Meeting. Webinar ini menghadirkan pemateri yang luar biasa, yaitu Ustazah Tsani Liziah, S.Hum., M.A. merupakan seorang Founder Muslimah Cerdas Multitalenta (MCM) sekaligus seorang penulis buku berjudul ‘Lentera Surga’ dan ‘Bingkai Hijrah’.

Ketua Pelaksana kegiatan webinar muslimah, Dessyilva Nur Azizah mengucapkan terimakasih serta berharap, “Saya selaku panitia dan mewakili panitia yang lain mengucapkan terimakasih, karena telah hadir dalam webinar ini, semoga kita yang mengikuti webinar muslimah ini mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan juga senantiasa menjadi muslimah yang sesuai dengan syari’at Islam.” ujarnya saat menyampaikan sambutan.

Pembicara dalam webinar tersebut, Ustazah Tsani Liziah, S.Hum., M.A memaparkan tentang ‘Peranan Perempuan di ranah Domestik dan Publik’.

”Perempuan yang berdaya dari rumah, dapat dilakukan dengan cara mengenali diri sendiri dan menggali potensi diri. Pernahkah kita berpikir siapakah diri kita sebenarnya? Untuk apa dilahirkan ke dunia? Mengapa kita harus hidup? Adakah maksud Allah terhadap keberadaan kita di bumi-Nya? Allah menjawab itu semua di dalam Al-Qur’an di surah Al-Mu’minun dan Al-Baqarah. Singkatnya, tujuan kita mengenali diri dan menggali potensi diri adalah supaya kita mengetahui tujuan Allah menciptakan kita untuk apa, salah satunya ketika sudah menikah, yaitu menjadi inspirasi untuk suami dan anak kita kelak.” tuturnya ketika menjelaskan Peranan Perempuan di ranah domestik.

Sedangkan Peranan Perempuan di ranah publik, beliau menjelaskan, “Tugas Shohabiyah zaman dulu dengan kita sama, yaitu dakwah sebagai da’iyah, yang membuat berbeda hanya caranya, karena kita hidup di zaman global, alat elektronik yang serba canggih, makanya fleksibel dengan dakwah kreatif, sesuai potensi masing-masing. Jadilah muslimah yang luar biasa, yang bisa meningkatkan peradaban, yang ketika orang lain melihat kita tidak diremehkan.” jelasnya.

Webinar muslimah ini sendiri merupakan kegiatan dari Divisi Keputrian SEMA FSI. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh akan pentingnya pendidikan untuk muslimah dan peranan muslimah di dalam peradaban Islam serta meningkatkan eksistensi muslimah dalam kehidupan masyarakat di tengah kemajuan zaman saat ini.

Diakhir webinar, Ustazah Tsania menambahkan bahwasanya kita harus belajar dari sebuah pohon, “Untuk menjadi pohon yang kuat, timbul dari akar yang kuat, begitupun untuk menjadi pribadi yang kuat maka kita harus memperbaiki akar tauhidnya, diantaranya yaitu: dari menanam benih terbaik di kehidupan kita, lalu memenuhi nutrisi kehidupan dengan ilmu pengetahuan dan memilih lingkungan yang baik, seperti halnya pohon yang subur tumbuh di tanah yang subur, begitupun sebaliknya menghindari pergaulan yang tidak baik karena pohon yang subur akan mati jika terkena hama, disamping itu semua, kita perlu mentari yang menyinari, pohon yang tumbuh dengan baik karena mendapatkan nutrisi cahaya matahari yang baik pula, cahaya matahari itu seperti guru-guru kita dengan ilmunya, yang bisa kita ambil dengan mulazamah dengannya.” tutupnya.

Setiap perempuan itu istimewa dan berharga, karena perempuan adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya kelak. Maka benar jika ada istilah “Mendidik seorang perempuan sama dengan mendidik suatu peradaban”, karena dari seorang perempuan yang sholehah dan berpengetahuan luas akan terlahir generasi-generasi yang berkualitas. Diantara luasnya dunia, diantara milyaran perempuan yang ada, marilah menjadi bagian dari perempuan yang disebutkan dalam hadits Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, “Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baiknya perhiasan adalah perempuan sholihah.”

Penulis : Rifky Ramadhani As’at

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here