ISTIFADAH (isti’daduna li tafawwuqi ad-dirosah)

0
273

SEMAFSIALAZHAR.ORG, Kairo-Rabu, 29 Desember 2021 – ISTIFADAH (isti’daduna li tafawwuqi ad-dirasah) adalah sebuah program besar yang diusung oleh SEMA FSI di termin 1 untuk persiapan mahasiswa baru dalam menghadapi ujian di Universitas Al-Azhar. Acara ini menuntut para peserta untuk memahami soal-soal dan prosedur menjawab soal ujian di Al-Azhar dengan baik dan benar, pada acara ini juga mahasiswa diberikan tata cara serta tips dan trik menjawab ujian dengan benar sesuai dengan aturan dan prosedur Universitas Al-Azhar dan kiat-kiat memahami soal yang akan diujikan nanti.

Acara ini bertema ‘Close to exam, closer to success’ dan juga bersifat seminar sharing motivation, bagaimana tata cara mendapatkan nilai Mumtaz di Al-Azhar. Pada acara ini diharapkan mahasiswa dapat mengenal dunia perkuliahan dan mengetahui tujuan-tujuan perkuliahan, serta diharapkan pula dapat meningkatkan keoptimisan mahasiswa Fakultas Syariah Islamiyah dalam belajar dan menggapai nilai maksimal dan trik jitu dalam menaklukkan diktat perkuliahan di Al-Azhar.

Acara diselenggarakan pada Senin, 27 Desember kemarin, dimulai pukul 13:30 Waktu Lokal Kairo dan bertepatan pukul 18:30 Waktu Indonesia bagian Barat, seluruh peserta mengikuti acara melalui Zoom Meeting, karena memang acara ini ditujukan kepada seluruh mahasiswa baru Fakultas Syari’ah Islamiyah yang masih di Indonesia yang mana masih menunggu turunnya keterangan izin tinggal atau visa di Mesir.

Acara dibuka oleh Master of Ceremony (MC) dan dilanjutkan dengan pembacaan kalam ilahi. Berikutnya, MC memberikan kesempatan kepada moderator untuk memandu jalannya acara ini, dengan dimoderatori oleh  Aqilla Tasya, acara berjalan lancar dan kondusif. Acara inti dimulai dengan sambutan-sambutan, sambutan pertama dari ketua pelaksana seminar Muhammad Syahid Ghufron, kemudian dilanjutkan sambutan dari Wakil Ketua SEMA FSI Iqbal Reza Al-Ghifary.

Memasuki inti dari segala inti acara kali ini, yaitu pemaparan materi dari pemateri Ustaz Abdul Fahmi, Lc. seorang aktivis masisir sekaligus demisioner SEMA FSI. “Langkah yang perlu dilakukan dalam menghadapi ujian di Al-Azhar pastilah berbeda dengan ujian-ujian yang ada di Indonesia, salah satunya ialah mendekatkan diri ke Allah ta’ala, jangan terlalu menuhankan usaha, karena yang membuat kita najah dan berhasil itu adalah Allah, meskipun begitu, usaha juga perlu dan penting.” tuturnya.

Lebih lanjutnya, pemateri meyakini bahwa ziarah ke makam orang-orang sholeh serta bertawasul disana menjadi salah satu faktor eksternal dalam menempuh keberhasilan ujian di Universitas Al-Azhar dan pemateri juga memberikan tips agar tetap konsisten belajar yaitu menempatkan diri di lingkungan belajar yang mana bisa membuat kita tetap selalu konsisten belajar.

Setelah pemaparan materi, acara dilanjut ke sesi pertanyaan. Semangat dan antusias para peserta terlihat dari banyaknya yang berinisiatif untuk bertanya mengenai hal-hal yang ingin diketahuinya lebih lanjut. Setelah sesi pertanyaan usai, acara dilanjut dengan pembacaan do’a, lalu ditutup secara simbolis dengan adanya foto bersama. Diharapkan dengan adanya acara ini dapat bermanfaat dan tambahan pengetahuan bagi para peserta yaitu mahasiswa baru Fakultas Syari’ah Islamiyah.

Penulis : Rifky Ramadhani As’at

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here